{"id":87,"date":"2019-05-07T08:28:43","date_gmt":"2019-05-07T08:28:43","guid":{"rendered":"https:\/\/catatankge.com\/?p=87"},"modified":"2023-10-08T21:44:53","modified_gmt":"2023-10-08T14:44:53","slug":"traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/","title":{"rendered":"Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Merasakan Berdiri Tepat Di Tengah Garis Khatulistiwa, Disini Juga Surganya Kuliner Lho!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Merasakan Berdiri Tepat Di Tengah Garis Khatulistiwa, Disini Juga Surganya Kuliner Lho!<\/strong> &#8211; Kunjungan ke Pontianak adalah awal pertama saya nekat solo traveling ke luar Jawa. Sebelumnya ke luar Jawa hanya jika ada tugas kantor saja. Tujuan ke Pontianak karena ingin setidaknya sekali pergi ke Kalimantan dan Pontianak jika berdasar hasil pencarian informasi di Google adalah kota yang paling mudah dijangkau, kotanya tidak terlalu rumit untuk dijelajahi, dan yang paling penting kuliner nya enak-enak. Selama beberapa bulan mencoba hunting tiket penerbangan murah dimana tahun 2019 adalah musim sedang mahal-mahalnya tiket pesawat. Rata-rata saat itu harga penerbangan Jakarta-Pontianak &gt; 1 juta, dan suatu saat ketika buka traveloka bisa dapat paket tiket PP Pesawat Citilink sudah termasuk Hotel Capsul 1 malam seharga 1,6 juta langsung pesan &amp; beli, dengan jadwal penerbangan hari Sabtu 4 Mei 2019.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di hari keberangkatan sekitar pukul 05:00 saya sudah berangkat dari rumah naik mobil diantar teman menuju ke Bandara Soekarno Hatta. Pesawat boarding dan berangkat tepat waktu sekitar pukul 07:30. Perjalanan dari Jakarta ke Pontianak di tempuh selama 1 jam 30 menit. Akhirnya sekitar pukul 08:50 pesawat sudah mendarat di Bandara Supadio Pontianak. Sebagai informasi Bandara Supadio ini sebenarnya masih di wilayah kabupaten Kubu Raya ya, ya mirip2 Bandara Soekarno-Hatta Jakarta tapi sebenarnya lokasi di wilayah kabupaten Tangerang.<\/p>\n<figure id=\"attachment_299\" aria-describedby=\"caption-attachment-299\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2021\/01\/12\/weekend-ke-pontianak-merasakan-berdiri-tepat-di-tengah-garis-khatulistiwa-disini-juga-surganya-kuliner-lho\/img_20190504_090103\/\" rel=\"attachment wp-att-299\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-299 size-medium\" src=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_090103-300x150.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_090103-300x150.jpg 300w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_090103-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_090103-768x384.jpg 768w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_090103-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_090103-2048x1024.jpg 2048w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_090103-785x393.jpg 785w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-299\" class=\"wp-caption-text\">Bandara Supadio Pontianak<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai traveler kere, untuk mengawali traveling wisata kuliner Pontianak ini, tentu taksi Bandara bukan jadi pilihan, saya jalan kaki keluar dulu dari bandara sekitar +\/- 750 meter untuk order Gojek ke tempat penyewaan motor. Saya menyewa motor di <a href=\"https:\/\/g.page\/RayaMotorRentalMotorPontianak?share\">Raya Motor Pontianak<\/a>, dengan armada Honda Vario Hitam yang sudah versi baru, seharga 100 ribu per hari. Setelah mendapatkan motor mampir sejenak ke SPBU untuk mengisi bensin, karena tujuan utama ke Pontianak adalah kuliner jadi langsung lanjut menuju tujuan pertama traveling wisata kuliner Pontianak ini yaitu makan di <a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/EvLd88CceHfaVqAT6\">Kwecap Veteran<\/a>. Kwecap ini makanan non halal ya karena kebanyakan topping nya adalah daging babi, toping nya bermacam-macam seperti daging babi, kikil babi, kerupuk kulit babi, jeroan babi yang dicampur dalam kuah gurih yang ditaburi keledai. Kemudian disajikan pula dengan makanan sejenis kuetiau tapi berbahan tepung beras dengan tekstur yang lengket dan ditaburi bawang goreng. 1 porsi kwecap seingat saya kalo ga salah harganya 48 ribu. Untuk rasa mantap dah layak dicoba.<\/p>\n<figure id=\"attachment_301\" aria-describedby=\"caption-attachment-301\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2021\/01\/12\/weekend-ke-pontianak-merasakan-berdiri-tepat-di-tengah-garis-khatulistiwa-disini-juga-surganya-kuliner-lho\/img_20190504_100409\/\" rel=\"attachment wp-att-301\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-301 size-medium\" src=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_100409-300x150.jpg\" alt=\"Traveling Wisata Kuliner Pontianak - Kwecap Veteran\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_100409-300x150.jpg 300w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_100409-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_100409-768x384.jpg 768w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_100409-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_100409-2048x1024.jpg 2048w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_100409-785x393.jpg 785w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-301\" class=\"wp-caption-text\">Kwecap Veteran<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah mengisi perut saat nya kembali melanjutkan perjalanan. Tujuan berikutnya adalah Keraton Kadriah, bangunan bersejarah peninggalan kerajaan melayu di Pontianak. Keraton dengan bahan kayu berwarna kuning mencolok yang terlihat cukup megah dan di kawal beberapa patung meriam didepannya. Beranjak ke dalam kita bisa melihat foto-foto sultan dan juga pernak-pernik+ furniture istana. Untuk biaya tiket masuk seiklasnya saja yang dimasukan ke dalam kotak di Keraton, ada juga bapak-bapak penjaga yang berkenan menjelaskan tentang Keraton tersebut. Menurut beliau keraton ini sudah ada sejak tahun 1778 dan didirikan oleh sultan pertama yaitu Sultan Alkadrie. Dan sampai sekarang kesultanan masih terus berlangsung.<\/p>\nngg_shortcode_0_placeholder\n<p style=\"text-align: center;\">Suasana Keraton Kadriah<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah puas melihat-lihat keraton Kadriah, lanjut ke tujuan berikutnya yaitu Tugu Khatulistiwa yang terletak di Siantan. Tidak lengkap rasanya kalo ke Pontianak tidak mampir ke icon kota yang satu ini. Dari Pontianak untuk menuju Siantan ada 2 pilihan ya, yaitu melalui jalur darat melewati 2 Jembatan Kapuas, atau melalui jalur penyeberangan sungai menggunakan kapal ferry. Untuk berangkat ini saya memilih jalur darat dulu. Untuk biaya masuk ke taman khatulistiwa gratis hanya dipungut biaya parkir saja 3 ribu. Di sini selain tugu, juga ada taman, dan juga penjual makanan &amp; souvenir, selain itu juga bisa melihat sungai Kapuas dari dekat dengan banyak kapal yang lewat atau bersandar. Namun tujuan utamanya kesini tentu saja ke Tugu Kathulistiwa yang berada di dalam ruangan, dimana tugu tersebut posisinya tepat di garis 0 derajat LS\/LU. Kita bisa berdiri tepat di tengah-tengahnya, dengan salah satu bagian tubuh di selatan kathulistiwa dan bagian lain di utara khatulistiwa.<\/p>\nngg_shortcode_1_placeholder\n<p style=\"text-align: center;\">Tugu Khatulistiwa di Siantan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selesai dari bukit khatulistiwa lanjut traveling wisata kuliner Pontianak lagi. Kali ini tujuannya agak jauh di daerah Peniti Luar, yaitu <a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/K5g2o1TUKLDTnHTH7\">Pondok Pengkang<\/a>. Perjalanan cukup jauh ya sekitar 35km. Menu khas disini adalah pengkang yaitu makanan dari beras ketan yang dibungkus daun pisang lalu dibakar dan didalamnya terdapat topping udang ebi, sekilas mirip lemper sih tapi beda di isiannya juga prosesnya ini dibakar serta ukurannya lebih besar. Lalu untuk lauknya saya memilih burung punai goreng, konon burung punai ini memang banyak terdapat di Kalimantan, dan pelengkap minumannya es lidah buaya yang segar. Ada sedikit kekecewaan disini karena di sebelah disajikan sambal yang ternyata sambal kerang, saya pikir itu sudah 1 paket dengan cocolan sambal burung punai, ternyata itu sambal dijual terpisah dan harganya jauh lebih mahal dari pengkang + burung punai + es lidah buaya nya itu sendiri. Harusnya diinformasikan dari awal ya, tapi karena jarang-jarang makan beginian ya sudah lah iklasin aja, kapan lagi makan makanan seperti ini. Biaya makan siang disini pengkang 10 ribu + burung punai 13 ribu + es lidah buaya 12 ribu + sambal kerang 30 ribu, ya siapkan sekitar 65 ribu lah kalo makan disini, kalo ga pake sambal sebenarnya ya hanya 35 ribu \ud83d\ude00 .<\/p>\n<figure id=\"attachment_313\" aria-describedby=\"caption-attachment-313\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2021\/01\/12\/weekend-ke-pontianak-merasakan-berdiri-tepat-di-tengah-garis-khatulistiwa-disini-juga-surganya-kuliner-lho\/img_20190504_130319\/\" rel=\"attachment wp-att-313\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-313 size-medium\" src=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_130319-300x150.jpg\" alt=\"Traveling Wisata Kuliner Pontianak - Pondok Pengkang\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_130319-300x150.jpg 300w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_130319-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_130319-768x384.jpg 768w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_130319-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_130319-2048x1024.jpg 2048w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_130319-785x393.jpg 785w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-313\" class=\"wp-caption-text\">Menu makan di Pondok Pengkang<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah kenyang saatnya kembali ke Pontianak. Di sela perjalanan mampir sejenak beli chaikue di <a href=\"https:\/\/g.page\/chaikue-tian-melly-siantan?share\">Tian Melly Siantan<\/a>. Lokasinya tidak jauh dari pelabuhan Siantan. Chaikue sekilas mirip pastel mini ya, bedanya kalo pastel digoreng ini dikukus. Kulit chaikue terbuat dari tepung beras dengan topping bawang goreng diatasnya. Isian di dalamnya macam-macam ada ubi, bengkuang, dan juga sayuran. 1 potong dihargai 2500, dan untuk bungkus minimal beli 10, jadi total habis 25 ribu.<\/p>\n<figure id=\"attachment_314\" aria-describedby=\"caption-attachment-314\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2021\/01\/12\/weekend-ke-pontianak-merasakan-berdiri-tepat-di-tengah-garis-khatulistiwa-disini-juga-surganya-kuliner-lho\/img_20190504_155631\/\" rel=\"attachment wp-att-314\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-314 size-medium\" src=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_155631-300x150.jpg\" alt=\"Traveling Wisata Kuliner Pontianak - Chaikue\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_155631-300x150.jpg 300w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_155631-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_155631-768x384.jpg 768w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_155631-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_155631-2048x1024.jpg 2048w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_155631-785x393.jpg 785w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-314\" class=\"wp-caption-text\">Jajanan Chaikue Tian Melly<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika waktu berangkat tadi saya memilih jalur darat, untuk balik ke Pontianak sekarang saya memilih jalur menyeberang sungai naik kapal ferry Pelabuhan Siantan. Ya karena lebarnya sungai kapuas bahkan untuk menyeberanginya saja bisa menggunakan kapal ferry. Durasi penyeberangannya sih ngga lama cuma 5-10 menitan saja, cuma ngantrinya itu lho panjang banget dan lumayan lama. Biaya naik kapal ferry ini kalau naik motor cuma 5000 saja.<\/p>\nngg_shortcode_2_placeholder\n<p style=\"text-align: center;\">Naik Kapal Ferry Siantan-Pontianak<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah sampai pelabuhan Pontianak saya mampir sejenak ke Taman Kapuas untuk sekedar melihat-lihat karena lokasinya pas pinggir pelabuhan. Sejatinya saya merencanakan kesini malam hari, namun karena lewat ya sudah mampir sebentar untuk ambil gambar sambil makan chaikue. Suasana siang hari di taman ini ya seperti taman biasa dengan pohon-pohon rindang di sekitarnya, yang membedakan adalah disini ada miniatur monumen tugu khatulistiwa dan pemandangan sungai kapuas yang lebar dengan banyak kapal disana.<\/p>\nngg_shortcode_3_placeholder\n<p style=\"text-align: center;\">Taman Kapuas Di Siang Hari<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya saya ke hotel untuk check in dan istirahat sejenak. Saya menginap di hotel kapsul <a href=\"https:\/\/g.page\/chaikue-tian-melly-siantan?share\">The Colour Hostel<\/a>. Untuk biaya per malamnya mungkin sekitar 100-150 ribuan saja ya, saya kurang tau pasti karena itu sudah include di paket Traveloka sekalian tiket pesawat nya. Bagi solo traveler kere yang ga terlalu butuh hotel yang besar bagi saya sudah cukup nyaman tidur di kapsul hotel ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sore menjelang malam saya keluar hotel untuk kembali ke Taman Kapuas. Di malam hari taman ini lebih ramai, dengan hal yang bisa didapat disini adalah menaiki perahu wisata menyusuri sungai Kapuas, dan bisa merasakan melewati dibawah Jembatan Kapuas. Biaya naik kapal ini gratis, cukup membayar jika anda membeli makanan \/ minuman yang di sajikan di cafe kapal ini. Jadi di kapal juga ada kafe yang menyajikan makanan &amp; minuman standar seperti indomie, kopi, jus, roti bakar dll, anda bisa merasakan suasana makan diatas kapal menyusuri sunga Kapuas. Namun karena saya traveler kere, jadi naik kapal tanpa makan sudah cukup \ud83d\ude00 . Selanjutnya hal lain yang di sajikan di Taman Kapuas adalah atraksi air mancur menari dihiasi lampu2 laser yang silih berganti menyala. Air mancurnya tidak terlalu besar sih, tapi sudah cukup menghibur.<\/p>\nngg_shortcode_4_placeholder\n<p style=\"text-align: center;\">Naik Kapal Menyusuri Sungai Kapuas &amp; Suasana Malam Taman Kapuas<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Malam hari tiba perut mulai lapar, saatnya melanjutkan traveling wisata kuliner Pontianak dengan mencari makan malam. Menurut mbah gugel salah satu makanan enak khas di Pontianak adalah bakmi seafoodnya. Jadinya makan malam kali ini saya menuju ke Bakmi Oukie. Menu yang disajikan disini tentu saja bakmi dengan toping seafood. Rasanya kalau menurut saya enak bumbu nya berasa dan daging seafood yang menjadi toping juga lumayan banyak dan menambah kenikmatan bakmi. 1 porsi kalo tidak salah kemarin sekitar 30 ribuan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_328\" aria-describedby=\"caption-attachment-328\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2021\/01\/12\/weekend-ke-pontianak-merasakan-berdiri-tepat-di-tengah-garis-khatulistiwa-disini-juga-surganya-kuliner-lho\/img_20190504_203654\/\" rel=\"attachment wp-att-328\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-328 size-medium\" src=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_203654-300x150.jpg\" alt=\"Traveling Wisata Kuliner Pontianak - Bakmi Seafood\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_203654-300x150.jpg 300w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_203654-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_203654-768x384.jpg 768w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_203654-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_203654-2048x1024.jpg 2048w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190504_203654-785x393.jpg 785w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-328\" class=\"wp-caption-text\">Bakmi Seafood Oukie<\/figcaption><\/figure>\n<p>Setelah kenyang saatnya kembali ke hotel dan beristirahat.<\/p>\n<p>Untuk perjalanan hari kedua lanjut di halaman 2 ya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hari kedua memulai hari minggu dengan ibadah terlebih dahulu di Gereja Santo Yoseph Katedral Keuskupan Pontianak. Ibadah misa disini dimulai jam 6 pagi. Sungguh saat pertama melihat gereja ini saya benar-benar kagum akan kemegahannya. Dari bangunan dengan arsitektur katedral yang terkesan kokoh dan megah namun juga dipadukan dengan kultur dayak yang dilambangkan dengan burung kayu di sebelah gereja. Belum lagi interior gereja yang besar dan mewah dengan aksen-aksen emas di sekitaran altar. Menurut saya ini adalah gereja termegah yang pernah saya kunjungi secara langsung.<\/p>\nngg_shortcode_5_placeholder\n<p style=\"text-align: center;\">Gereja Santo Yoseph Katedral Pontianak<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selesai beribadah dan foto-foto gereja, saya mampir sejenak ke pasar PSP yang tidak jauh dari Gereja Katedral. Disini menjual berbagai macam souvenir dan oleh-oleh. Saya cari yang murah-murah aja camilan lidah buaya, coklat CemPon (cemilan pontianak), lempok durian, stik talas dan krupuk amplang untuk oleh-oleh teman di Jakarta.<\/p>\n<figure id=\"attachment_342\" aria-describedby=\"caption-attachment-342\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2021\/01\/12\/weekend-ke-pontianak-merasakan-berdiri-tepat-di-tengah-garis-khatulistiwa-disini-juga-surganya-kuliner-lho\/img_20190505_225543\/\" rel=\"attachment wp-att-342\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-342\" src=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_225543-scaled-e1610521135386-300x150.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_225543-scaled-e1610521135386-300x150.jpg 300w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_225543-scaled-e1610521135386-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_225543-scaled-e1610521135386-768x384.jpg 768w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_225543-scaled-e1610521135386-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_225543-scaled-e1610521135386-2048x1024.jpg 2048w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_225543-scaled-e1610521135386-785x393.jpg 785w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-342\" class=\"wp-caption-text\">Oleh-oleh Jajanan Pontianak<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah beli oleh-oleh, saatnya untuk mencari sarapan. Salah satu makanan yang mencirikan Pontianak adalah nasi campurnya, dan menurut rekomendasi mbah gugel nasi campur yang khas disini adalah <a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/QzyMEPw3TMKCAfhN8\">Afu Chicken Rice<\/a>. Meskipun nama restorannya nasi ayam, tapi ini isi nya campur sama daging babi ya jadi non halal, tapi ga tau sih apakah bisa request ayam saja atau ngga soalnya pas kesana ya saya minta campur. Untuk isiannya tidak jauh beda dengan nasi campur pada umumnya, daging ayam kecap, daging babi samcan, dan juga sosis ditaburi kuah khas nasi campur. Menurut saya sih nasi campur disini enak, kalau dibandingkan dengan nasi campur serupa yang saya makan di Jakarta. Harga kalo tidak salah 1 porsi kemarin sekitar 35 ribuan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_343\" aria-describedby=\"caption-attachment-343\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2021\/01\/12\/weekend-ke-pontianak-merasakan-berdiri-tepat-di-tengah-garis-khatulistiwa-disini-juga-surganya-kuliner-lho\/img_20190505_081703\/\" rel=\"attachment wp-att-343\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-343 size-medium\" src=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_081703-300x150.jpg\" alt=\"Traveling Wisata Kuliner Pontianak - Nasi Campur Afu\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_081703-300x150.jpg 300w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_081703-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_081703-768x384.jpg 768w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_081703-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_081703-2048x1024.jpg 2048w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_081703-785x393.jpg 785w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-343\" class=\"wp-caption-text\">Nasi Campur Afu<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selesai sarapan lanjut ke tempat berikutnya yaitu Rumah Radakng. Untuk biaya tiket masuk kesana tidak ada alias gratis. Rumah radakng ini adalah rumah adat suku dayak. Ciri khas rumah ini adalah bentuknya yang memanjang terbuat dari kayu dan lantai nya berada di atas, sehingga untuk masuk ke rumah ini harus menaiki tangga terlebih dahulu. Oh iya rumah radang disini hanya replika ya secara bentuk luar, adapun rumah ini didalamnya adalah gallery atau ruang serbaguna yang biasa digunakan untuk menampung kegiatan budaya yang dilakukan oleh komunitas setempat. Tepat di sebelah rumah radakng berdiri juga rumah adat melayu dengan ciri khas bangunannya yang ditopang tiang-tiang tinggi dan kolong yang berada dibawahnya. Jadi sekalian kita bisa berkunjung kesana.&nbsp;<\/p>\nngg_shortcode_6_placeholder\n<p style=\"text-align: center;\">Rumah Radakng dan Rumah Melayu Kalbar<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah dari rumah radakng dan rumah melayu saatnya cari jajanan lagi. Kali ini saya ingin mencoba Ce Hu Tiau. Lokasi nya sih warung tenda di pinggir jalan namanya <a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/QzyMEPw3TMKCAfhN8\">Ce Hun Tiau Ahui<\/a>. Ce Hun Tiau ini adalah hidangan pencuci mulut ya kalo di Jawa mirip-mirip es cendol dawet. Isinya adalah ce hun tiau yang bentuknya memanjang seperi mie, ketan hitam, kacang merah dengan kuah santan + gula merah + es. Sungguh menyegarkan tenggorokan di tengah suasana kota yang hari itu panas. Harganya murah meriah, kalo tidak salah kemarin harganya sekitar 8 ribuan saja.<\/p>\n<figure id=\"attachment_354\" aria-describedby=\"caption-attachment-354\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2021\/01\/12\/weekend-ke-pontianak-merasakan-berdiri-tepat-di-tengah-garis-khatulistiwa-disini-juga-surganya-kuliner-lho\/img_20190505_095137\/\" rel=\"attachment wp-att-354\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-354 size-medium\" src=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_095137-300x150.jpg\" alt=\"Traveling Wisata Kuliner Pontianak - Ce Hun Tiau\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_095137-300x150.jpg 300w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_095137-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_095137-768x384.jpg 768w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_095137-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_095137-2048x1024.jpg 2048w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_095137-785x393.jpg 785w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-354\" class=\"wp-caption-text\">Ce Hun Tiau<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seusai dari menyantap ce hun tiau saya balik ke hotel untuk istirahat sejenak dan siap2 checkout. Setelah proses checkout selesai tujuan berikutnya adalah mencari makan siang, dan pilihan makan siang kali ini adalah <a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/Gs3cgdngRsmmdxuy7\">Bubur Padas Pak Ngah<\/a>. Berbeda dengan bubur di jawa yang rata2 toping nya ayam, bubur disini justru dominan nya sayur. Kalau menurut saya malah sayuran hijau terus disiram bubur, dengan toping tambahan berupa ikan teri dan kacang yang di letakkan di atasnya. Jujur kalau orang yang kurang suka sayur seperti saya sih kurang cocok ya, tapi ya gpp namanya juga mencoba makanan khas daerah lain. Untuk harga 1 porsi kalo tidak salah sekitar 18 ribuan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_355\" aria-describedby=\"caption-attachment-355\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2021\/01\/12\/weekend-ke-pontianak-merasakan-berdiri-tepat-di-tengah-garis-khatulistiwa-disini-juga-surganya-kuliner-lho\/img_20190505_123238\/\" rel=\"attachment wp-att-355\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-355 size-medium\" src=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_123238-300x150.jpg\" alt=\"Bubur Pedas Pak Ngah\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_123238-300x150.jpg 300w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_123238-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_123238-768x384.jpg 768w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_123238-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_123238-2048x1024.jpg 2048w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_123238-785x393.jpg 785w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-355\" class=\"wp-caption-text\">Bubur Pedas Pak Ngah<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selesai makan lanjut ke tujuan berikutnya yaitu Museum Kalbar. Museum Kalbar merupakan tempat menyimpan benda-benda peninggalan sejarah yang ada di Kalimantan Barat, selain itu juga memajang dan menyimpan miniatur-miniatur kebudayaan Kalimantan Barat. Untuk musium yang bagian dalam ternyata kalau hari minggu tutup jadi saya ga bisa lihat yang sisi dalam. Namun untuk bagian luarnya juga masih banyak hal yang bisa digali kok. Di bagian luar museum terdapat segala macam miniatur rumah adat kalimantan barat, termasuk rumah radakng dan keraton kadriah yang kemarin dikunjungi. Selain itu juga dipajang benda-benda bersejarah lain seperti sandung, miniatur rumah lanting, meriam kuno, dll dengan penjelasan yang bisa dilihat di sebelahnya, sehingga bisa memberikan pengetahuan sekilas tentang sejarah yang ada Kalimantan Barat. HTM gratis karena hanya bagian luar museum saja, ngga tau kalo masuk ke bagian dalam museum bayar atau tidak.<\/p>\nngg_shortcode_7_placeholder\n<p style=\"text-align: center;\">Bagian Luar Museum Kalbar<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melanjutkan perjalanan, sekarang menuju ke Taman Digulis yang ada di tengah kota Pontianak. Layaknya taman kota biasanya, di taman ini terdapat pohon-pohon rindang yang sejuk, serta ada joging track &amp; sepeda mengelilingi taman, dan juga tempat bermain di dalam lokasi taman. Satu yang khas disini adalah tugu bambu kuning yang berdiri gagah di bundaran tengah jalan.<\/p>\nngg_shortcode_8_placeholder\n<p style=\"text-align: center;\">Taman Digulis Pontianak<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah sejenak istirahat di taman, saya melanjutkan kuliner untuk mencoba makan pisang srikaya khas Pontianak di Warung <a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/4MKD1PJHBoeUX9s58\">Kopi Suka Hati<\/a>. Pisang goreng yang empuk dengan kriuk tepung ditaburi selai srikaya yang khas, di tambah dengan sambil menyeruput kopi susu. 1 porsi pisang srikaya dan kopi susu habis sekitar 15ribuan saja. Sekitar 45 menitan saya menikmati hidangan sederhana tapi nikmat di sini sambil buka laptop untuk cek kerjaan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_373\" aria-describedby=\"caption-attachment-373\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2021\/01\/12\/weekend-ke-pontianak-merasakan-berdiri-tepat-di-tengah-garis-khatulistiwa-disini-juga-surganya-kuliner-lho\/img_20190505_154122\/\" rel=\"attachment wp-att-373\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-373 size-medium\" src=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_154122-300x150.jpg\" alt=\"Pisang Srikaya\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_154122-300x150.jpg 300w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_154122-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_154122-768x384.jpg 768w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_154122-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_154122-2048x1024.jpg 2048w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_154122-785x393.jpg 785w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-373\" class=\"wp-caption-text\">Pisang Srikaya Warkop Suka Hati<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selepas dari Warung Kopi Suka Hati, perjalanan selanjutnya adalah mencari makanan Lek Tau Suan. Makanan ini banyak dijual oleh penjual gerobakan di sekitar sepanjang jalan <a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/wZY9WvhY5vLvsVZ36\">Gajah Mada<\/a>. Lek Tau Suan ini adalah bubur kacang ijo, namun menggunakan kuah yang bening tapi kental, dengan toping cakwe kering yang diletakkan di atasnya. 1 porsi lek tau suan kalo tidak salah kemarin sekitar 12 ribu ya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_374\" aria-describedby=\"caption-attachment-374\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2021\/01\/12\/weekend-ke-pontianak-merasakan-berdiri-tepat-di-tengah-garis-khatulistiwa-disini-juga-surganya-kuliner-lho\/img_20190505_163907\/\" rel=\"attachment wp-att-374\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-374 size-medium\" src=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_163907-300x150.jpg\" alt=\"Traveling Wisata Kuliner Pontianak - Lek Tau Suan\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_163907-300x150.jpg 300w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_163907-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_163907-768x384.jpg 768w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_163907-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_163907-2048x1024.jpg 2048w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_163907-785x393.jpg 785w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-374\" class=\"wp-caption-text\">Lek Tau Suan<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah ngemil lek tau suan lanjut untuk membeli kue bingke untuk dijadikan oleh-oleh di Jakarta. Kue bingke adalah kue khas Kalimantan dengan tekstur yang lembut, memiliki rasa manis &amp; berbentuk seperti bintang. Saya membelinya di <a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/TvUWRcAFq8R43sDV9\">Bingke Al Fajar<\/a> dengan harga sekitar 20 ribuan saja.&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_375\" aria-describedby=\"caption-attachment-375\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2021\/01\/12\/weekend-ke-pontianak-merasakan-berdiri-tepat-di-tengah-garis-khatulistiwa-disini-juga-surganya-kuliner-lho\/img_20190505_185549\/\" rel=\"attachment wp-att-375\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-375 size-medium\" src=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_185549-300x150.jpg\" alt=\"Traveling Wisata Kuliner Pontianak - Kue Bingke\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_185549-300x150.jpg 300w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_185549-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_185549-768x384.jpg 768w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_185549-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_185549-2048x1024.jpg 2048w, https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_185549-785x393.jpg 785w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-375\" class=\"wp-caption-text\">Kue Bingke<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">OK sepertinya sudah cukup puas karena lumayan banyak yang dinikmati, walaupun ada beberapa rencana yang akhirnya belum terkunjungi namun berhubung sudah sore harus segera kembali ke bandara untuk pulang ke Jakarta sambil mampir mengembalikan motor ke rental.<\/p>\n<p>Untuk perjalanan pulang, itenary jadwal perjalanan, &amp; perkiraan biaya lanjut di halaman 3 ya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekitar pukul 18:45 saya sudah sampai bandara. Pesawat sendiri akhirnya berangkat tepat waktu pukul 20:10 &amp; sampai di Jakarta sekitar pukul 21:40. Untuk perjalanan dari bandara pulang ke rumah saya memilih naik Damri saja biar ga ngerepotin temen lagi jemput malam2. Sekian share pengalaman saya solo traveling ke kota Pontianak. Mungkin jadwal masih amburadul, tempat2 bagus banyak kelewat mohon dimaklumi karena traveler baru yang pertama berkunjung ke Pontianak. Jika ada kritik dan saran dengan senang hati saya terima untuk bisa menjadi lebih baik lagi planning nya kalo ada rejeki bisa traveling lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itinerary jadwal dan estimasi biaya dengan kegiatan seperti yang saya share diatas tadi kurang lebih seperti ini ya:<\/p>\n<p>Itinerary Jadwal Hari Pertama Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Sabtu 4 Mei 2019<\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">09:00 &#8211; 09:30<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Perjalanan dari bandara ke rental motor<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">09:30 &#8211; 09:45<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Perjalanan dari rental motor ke kwecap veteran<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">09:45 &#8211; 10:05<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Sarapan di kwecap veteran<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">10:05 &#8211; 10:20<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Perjalanan dari kwecap veteran ke keraton kadriah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">10:20 &#8211; 10:50<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Jalan-jalan dan melihat isi keraton kadriah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">10:50 &#8211; 11:15<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Perjalanan dari keraton kadriah ke tugu katulistiwa<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">11:15 &#8211; 12:15<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Jalan-jalan dan foto di tengah tugu katulistiwa<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">12:15 &#8211; 13:00<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Perjalanan dari tugu katulistiwa ke rumah makan pondok pengkang<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">13:00 &#8211; 13:30<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Makan siang di pondok pengkang<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">13:30 &#8211; 14:30<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Perjalanan dari pondok pengkang ke pelabuhan siantan, mampir beli chaikue tian mely<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">14:30 &#8211; 15:15<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Menyeberang naik kapal ferry ke pelabuhan pontianak (lama ngantrinya)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">15:15 &#8211; 15:30<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Jalan-jalan keliling kota dari pelabuhan ke taman kapuas<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">15:30 &#8211; 16:00<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Istirahat sejenak di taman kapuas sambil foto2 suasana siang sungai kapuas<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">16:00 &#8211; 16:15<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Perjalanan dari taman kapuas ke hotel<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">16:15 &#8211; 18:45<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Istirahat di hotel<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">18:45 &#8211; 19:00<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Perjalanan dari hotel ke taman kapuas<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">19:00 &#8211; 20:30<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Menikmati suasana malam taman kapuas &amp; naik perahu menyusuri sungai kapuas<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">20:30 &#8211; 20:45<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Perjalanan dari taman kapuas ke bakmi oukie<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">20:45 &#8211; 21:15<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Makan malam di bakmi oukie<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 15.7645%;\">21:15 &#8211; 21:30<\/td>\n<td style=\"width: 84.2355%;\">Perjalanan dari bakmi oukie ke hotel<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Itinerary Jadwal Hari Kedua Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Minggu 5 Mei 2019<\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%; height: 529px;\">\n<tbody>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">05:45 &#8211; 06:00<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Perjalanan dari hotel ke gereja katedral<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">06:00 &#8211; 07:30<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Ibadah di gereja katedral<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">07:30 &#8211; 08:15<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Perjalanan dari gereja katedral ke nasi campur afu, mampir pasar psp beli oleh2<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">08:15 &#8211; 08:45<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Sarapan di nasi campur afu<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">08:45 &#8211; 09:00<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Perjalanan dari nasi campur afu ke rumah radakng<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">09:00 &#8211; 10:00<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Jalan-jalan berkeliling sambil foto rumah radakng &amp; rumah melayu<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">10:00 &#8211; 10:15<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Perjalanan dari rumah radakng ke ce hun tiau ahui<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">10:15 &#8211; 10:30<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Makan pencuci mulut ce hun tiau<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">10:30 &#8211; 10:45<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Perjalanan dari ce hun tiau ahui ke hotel<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">10:45 &#8211; 12:00<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Istirahat di hotel &amp; cekout<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">12:00 &#8211; 12:30<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Perjalanan dari hotel ke bubur pedas pak ngah<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">12:30 &#8211; 13:00<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Makan siang di bubur pedas pak ngah<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">13:00 &#8211; 13:15<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Perjalanan dari bubur pedas pak ngah ke musium kalbar<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">13:15 &#8211; 14:15<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Jalan-jalan berkeliling musium kalbar<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">14:15 &#8211; 14:30<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Perjalanan dari museum kalbar ke taman digulis<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">14:30 &#8211; 15:15<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Istirahat sambil jalan2 di sekitaran taman digulis<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">15:15 &#8211; 15:30<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Perjalanan dari taman digulis ke warkop suka hati<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">15:30 &#8211; 16:15<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Nyemil pisang srikaya + ngopi di warkop suka hati<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">16:15 &#8211; 16:30<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Perjalanan dari warkop suka hati ke jl. gajah mada cari lek tau suan<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">16:30 &#8211; 17:00<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Nyemil lek tau swan jl. gajah mada<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">17:00 &#8211; 17:45<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Perjalanan dari jl. gajah mada ke rental motor, mampir beli kue bingke di al fajar<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 15.6292%; height: 23px;\">17:45 &#8211; 18:30<\/td>\n<td style=\"width: 84.3708%; height: 23px;\">Perjalanan dari rental motor ke bandara<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Estimasi Biaya Traveling Wisata Kuliner Pontianak<\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%; height: 230px;\">\n<tbody>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 80.9878%; height: 23px;\">Tiket pesawat pp &amp; hotel<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%; height: 23px;\">1.600.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 80.9878%; height: 23px;\">Bensin + bayar tol berangkat dari rumah jakarta ke bandara soekarno-hatta<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%; height: 23px;\">85.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 80.9878%; height: 23px;\">Damri + gojek dari bandara soekarno-hatta pulang ke rumah jakarta&nbsp;<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%; height: 23px;\">55.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 80.9878%; height: 23px;\">Gojek dari bandara pontianak ke rental motor pp @20000<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%; height: 23px;\">40.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 80.9878%; height: 23px;\">Sewa motor 2 hari @100000<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%; height: 23px;\">200.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 80.9878%; height: 23px;\">Bensin motor selama di pontianak<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%; height: 23px;\">50.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 80.9878%; height: 23px;\">Sarapan di kwecap veteran * Hari Pertama<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%; height: 23px;\">50.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 80.9878%; height: 23px;\">Biaya sukarela htm keraton kadriah<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%; height: 23px;\">5.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 80.9878%; height: 23px;\">Biaya htm tugu katulistiwa<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%; height: 23px;\">5.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 80.9878%; height: 23px;\">Makan siang di pondok pengkang<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%; height: 23px;\">65.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 80.9878%;\">Beli cemilan chaikue<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%;\">25.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 80.9878%;\">Tiket naik kapal ferry siantan-pontianak<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%;\">5.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 80.9878%;\">Makan malam di bakmi oukie<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%;\">30.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 80.9878%;\">Beli oleh-oleh di pasar psp * Hari Kedua<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%;\">50.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 80.9878%;\">Sarapan pagi di nasi campur afu<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%;\">35.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 80.9878%;\">Beli es ce hun tiau<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%;\">10.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 80.9878%;\">Makan siang di bubur pedas pak ngah<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%;\">20.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 80.9878%;\">Ngemil pisang srikaya dan ngopi di warkop suka hati<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%;\">20.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 80.9878%;\">Njajan lek tau suan<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%;\">15.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 80.9878%;\">Beli kue bingke buat oleh-oleh<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%;\">20.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 80.9878%;\">Beli minum aqua buat bekal minum selama 2 hari<\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%;\">20.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 80.9878%;\"><strong>Total:<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 19.0122%;\"><strong>2.405.000<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Merasakan Berdiri Tepat Di Tengah Garis Khatulistiwa, Disini Juga Surganya Kuliner Lho! &#8211; Kunjungan ke Pontianak adalah awal pertama saya nekat solo traveling ke luar Jawa. Sebelumnya ke luar Jawa hanya jika ada tugas kantor saja. Tujuan ke Pontianak karena ingin setidaknya sekali pergi ke Kalimantan dan Pontianak jika berdasar hasil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":91,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":"","_wpscppro_dont_share_socialmedia":false,"_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_google_business_share_type":"","_selected_social_profile":[],"_wpsp_enable_custom_social_template":false,"_wpsp_social_scheduling":{"enabled":false,"datetime":null,"platforms":[],"status":"template_only","dateOption":"today","timeOption":"now","customDays":"","customHours":"","customDate":"","customTime":"","schedulingType":"absolute"},"_wpsp_active_default_template":true},"categories":[4],"tags":[1709,118,696,1708,116],"class_list":["post-87","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-traveling","tag-biaya-liburan-ke-pontianak","tag-kuliner-pontianak","tag-solo-traveling-pontianak","tag-wisata-kuliner-pontianak","tag-wisata-pontianak"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Disini Surganya Kuliner Lho!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Disini Surganya Kuliner Lho! - Kunjungan ke Pontianak adalah awal pertama saya nekat solo traveling ke\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Disini Surganya Kuliner Lho!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Disini Surganya Kuliner Lho! - Kunjungan ke Pontianak adalah awal pertama saya nekat solo traveling ke\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"catatankge.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-05-07T08:28:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-08T14:44:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_091103-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"17 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/index.php\\\/2019\\\/05\\\/07\\\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/index.php\\\/2019\\\/05\\\/07\\\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b417aea1772b44b0a96a3630bf3ca360\"},\"headline\":\"Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Merasakan Berdiri Tepat Di Tengah Garis Khatulistiwa, Disini Juga Surganya Kuliner Lho!\",\"datePublished\":\"2019-05-07T08:28:43+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-08T14:44:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/index.php\\\/2019\\\/05\\\/07\\\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\\\/\"},\"wordCount\":3131,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b417aea1772b44b0a96a3630bf3ca360\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/index.php\\\/2019\\\/05\\\/07\\\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/01\\\/IMG_20190505_091103-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"biaya liburan ke pontianak\",\"kuliner pontianak\",\"solo traveling pontianak\",\"wisata kuliner pontianak\",\"wisata pontianak\"],\"articleSection\":[\"Traveling\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/index.php\\\/2019\\\/05\\\/07\\\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/index.php\\\/2019\\\/05\\\/07\\\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/index.php\\\/2019\\\/05\\\/07\\\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\\\/\",\"name\":\"Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Disini Surganya Kuliner Lho!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/index.php\\\/2019\\\/05\\\/07\\\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/index.php\\\/2019\\\/05\\\/07\\\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/01\\\/IMG_20190505_091103-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2019-05-07T08:28:43+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-08T14:44:53+00:00\",\"description\":\"Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Disini Surganya Kuliner Lho! - Kunjungan ke Pontianak adalah awal pertama saya nekat solo traveling ke\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/index.php\\\/2019\\\/05\\\/07\\\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/index.php\\\/2019\\\/05\\\/07\\\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/01\\\/IMG_20190505_091103-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/01\\\/IMG_20190505_091103-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1280},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/\",\"name\":\"catatankge.com\",\"description\":\"Solo Traveling - Jalan-jalan - Kuliner Murah - Network Admin\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b417aea1772b44b0a96a3630bf3ca360\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/catatankge.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b417aea1772b44b0a96a3630bf3ca360\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/91bbfb4da585bacf74e6d7da463b453f1540381875f0bcc02e8bf3aba07e3ee8?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/91bbfb4da585bacf74e6d7da463b453f1540381875f0bcc02e8bf3aba07e3ee8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/91bbfb4da585bacf74e6d7da463b453f1540381875f0bcc02e8bf3aba07e3ee8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/91bbfb4da585bacf74e6d7da463b453f1540381875f0bcc02e8bf3aba07e3ee8?s=96&d=mm&r=g\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/catatankge.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Disini Surganya Kuliner Lho!","description":"Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Disini Surganya Kuliner Lho! - Kunjungan ke Pontianak adalah awal pertama saya nekat solo traveling ke","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/","next":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Disini Surganya Kuliner Lho!","og_description":"Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Disini Surganya Kuliner Lho! - Kunjungan ke Pontianak adalah awal pertama saya nekat solo traveling ke","og_url":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/","og_site_name":"catatankge.com","article_published_time":"2019-05-07T08:28:43+00:00","article_modified_time":"2023-10-08T14:44:53+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1280,"url":"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_091103-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"17 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/catatankge.com\/#\/schema\/person\/b417aea1772b44b0a96a3630bf3ca360"},"headline":"Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Merasakan Berdiri Tepat Di Tengah Garis Khatulistiwa, Disini Juga Surganya Kuliner Lho!","datePublished":"2019-05-07T08:28:43+00:00","dateModified":"2023-10-08T14:44:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/"},"wordCount":3131,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/catatankge.com\/#\/schema\/person\/b417aea1772b44b0a96a3630bf3ca360"},"image":{"@id":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_091103-scaled.jpg","keywords":["biaya liburan ke pontianak","kuliner pontianak","solo traveling pontianak","wisata kuliner pontianak","wisata pontianak"],"articleSection":["Traveling"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/","url":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/","name":"Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Disini Surganya Kuliner Lho!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/catatankge.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_091103-scaled.jpg","datePublished":"2019-05-07T08:28:43+00:00","dateModified":"2023-10-08T14:44:53+00:00","description":"Traveling Wisata Kuliner Pontianak, Disini Surganya Kuliner Lho! - Kunjungan ke Pontianak adalah awal pertama saya nekat solo traveling ke","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/2019\/05\/07\/traveling-wisata-kuliner-pontianak-disini-surganya-kuliner-lho\/#primaryimage","url":"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_091103-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/catatankge.com\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG_20190505_091103-scaled.jpg","width":2560,"height":1280},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/catatankge.com\/#website","url":"https:\/\/catatankge.com\/","name":"catatankge.com","description":"Solo Traveling - Jalan-jalan - Kuliner Murah - Network Admin","publisher":{"@id":"https:\/\/catatankge.com\/#\/schema\/person\/b417aea1772b44b0a96a3630bf3ca360"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/catatankge.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/catatankge.com\/#\/schema\/person\/b417aea1772b44b0a96a3630bf3ca360","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91bbfb4da585bacf74e6d7da463b453f1540381875f0bcc02e8bf3aba07e3ee8?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91bbfb4da585bacf74e6d7da463b453f1540381875f0bcc02e8bf3aba07e3ee8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91bbfb4da585bacf74e6d7da463b453f1540381875f0bcc02e8bf3aba07e3ee8?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"logo":{"@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91bbfb4da585bacf74e6d7da463b453f1540381875f0bcc02e8bf3aba07e3ee8?s=96&d=mm&r=g"},"sameAs":["http:\/\/catatankge.com"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=87"}],"version-history":[{"count":17,"href":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2994,"href":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87\/revisions\/2994"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/91"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=87"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=87"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatankge.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=87"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}